Doa Saat Menggunakan Kereta Cepat Haramain (Al-Haramain High Speed Railway)

Doa Saat Menggunakan Kereta Cepat Haramain (Al-Haramain High Speed Railway)

Kereta Cepat Haramain atau Al-Haramain High Speed Railway menjadi salah satu moda transportasi penting bagi jamaah yang berpindah antara Makkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, King Abdullah Economic City, dan Madinah. Perjalanan ini terasa modern dan cepat, tetapi tetap dapat menjadi momen ibadah bila dimulai dengan niat yang baik, doa, dan adab selama perjalanan.

Bagi jamaah umrah, naik kereta dari Makkah ke Madinah atau sebaliknya bukan sekadar berpindah kota. Ada kesempatan untuk menenangkan hati, mengingat nikmat Allah, dan menjaga suasana ruhani setelah ibadah di Tanah Suci. Kemudahan kendaraan adalah nikmat besar, sehingga doa naik kendaraan tetap relevan dibaca saat menggunakan kereta cepat.

Kapan Doa Dibaca

Doa dapat dibaca setelah masuk ke gerbong dan duduk dengan aman di kursi. Waktu yang paling mudah adalah sebelum kereta bergerak atau saat perjalanan baru dimulai. Bila perjalanan dilakukan dalam rombongan, doa bisa dibaca masing-masing dengan suara pelan agar tidak mengganggu penumpang lain.

Doa naik kendaraan cukup dibaca dengan tenang dan penuh kesadaran. Intinya adalah mengakui bahwa kendaraan, teknologi, dan kelancaran perjalanan berada dalam kuasa Allah. Setelah itu, perjalanan dapat diisi dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, atau istirahat secukupnya agar kondisi badan tetap terjaga.

Doa Naik Kendaraan Saat Memasuki Kereta

Doa ini dapat dibaca saat menaiki Kereta Cepat Haramain, sebagaimana doa naik kendaraan secara umum. Lafalnya mengingatkan bahwa manusia tidak mampu menundukkan kendaraan tanpa izin Allah.

Arab

بِسْمِ اللَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ

Latin

Bismillāh, alḥamdulillāh. Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya

Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi hamba-hamba-Nya, padahal sebelumnya manusia tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan seluruh makhluk akan kembali.

Doa Safar Untuk Perjalanan Antarkota

Jika perjalanan dengan Kereta Cepat Haramain menjadi bagian dari safar antara kota, doa safar juga dapat dibaca. Doa ini memuat permohonan agar perjalanan dimudahkan, dijaga dari kesulitan, dan dipenuhi amal yang diridhai Allah.

Arab

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Latin

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzal-birra wat-taqwā, wa minal-‘amali mā tarḍā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā waṭwi ‘annā bu‘dah. Allāhumma antash-ṣāḥibu fis-safar, wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a‘ūdzu bika min wa‘tsā’is-safar, wa kaābatil-manzhar, wa sū’il-munqalabi fil-māli wal-ahl.

Artinya

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi hamba-hamba-Nya, padahal manusia tidak mampu menguasainya, dan kepada Tuhan seluruh makhluk akan kembali. Ya Allah, dalam perjalanan ini dipohonkan kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini dan dekatkanlah jaraknya.

Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan penjaga keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, hamba berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan buruknya keadaan saat kembali pada harta dan keluarga.

Adab Selama Perjalanan Dengan Kereta Haramain

Kereta cepat biasanya digunakan banyak penumpang dari berbagai negara. Karena itu, adab perjalanan perlu dijaga agar suasana tetap nyaman dan bernilai ibadah.

  • Datang ke stasiun lebih awal agar proses masuk, pemeriksaan tiket, dan pencarian gerbong tidak tergesa-gesa.
  • Menjaga suara saat membaca doa, berdzikir, atau berbincang dengan rombongan.
  • Meletakkan koper di tempat yang sesuai dan tidak menghalangi lorong.
  • Menghormati petugas, penumpang lansia, anak-anak, dan jamaah yang membutuhkan bantuan.
  • Menjaga kebersihan kursi, meja, toilet, dan area sekitar.
  • Menghindari tidur berlebihan bila ada barang penting yang perlu dijaga.
  • Menggunakan waktu perjalanan untuk dzikir, tilawah, murojaah doa, atau istirahat yang cukup.

Catatan Penting Untuk Jamaah Umrah

Jadwal Kereta Cepat Haramain dapat berubah sesuai kebijakan operator. Karena itu, tiket, nomor kursi, stasiun keberangkatan, dan waktu boarding perlu dicek sebelum hari perjalanan. Jarak hotel ke stasiun juga perlu diperhitungkan, terutama saat jalanan padat atau rombongan membawa banyak koper.

Bagi jamaah yang baru pertama kali naik Kereta Cepat Haramain, hal paling penting adalah mengikuti arahan pembimbing, memegang tiket dengan baik, dan tidak terpisah dari rombongan. Doa tetap dibaca dengan tenang tanpa perlu membuat suasana menjadi ramai. Perjalanan yang tertib akan membantu jamaah tiba di kota tujuan dengan lebih siap untuk melanjutkan ibadah.

Penutup

Doa saat menggunakan Kereta Cepat Haramain adalah bagian dari adab seorang muslim dalam memulai perjalanan. Kendaraan yang cepat dan nyaman tetap mengingatkan bahwa keselamatan, kemudahan, dan keberkahan hanya datang dari Allah. Dengan membaca doa, menjaga adab, dan memanfaatkan waktu perjalanan untuk hal baik, perpindahan antara Makkah, Jeddah, dan Madinah dapat menjadi bagian dari ibadah yang lebih bermakna.

Nando Rifky

Nando Rifky

Articles: 11
Butuh Bantuan?