Doa Setelah Selesai Sa’i Sebelum Tahallul

Doa Setelah Selesai Sa’i Sebelum Tahallul

Setelah menyelesaikan sa’i antara Shafa dan Marwah, jemaah umrah belum langsung keluar dari rangkaian ihram. Masih ada satu tahap terakhir yang perlu dilakukan, yaitu tahallul dengan mencukur atau memotong rambut. Dalam jeda singkat sebelum tahallul inilah banyak jemaah memanfaatkan waktu untuk berdoa.

Doa setelah selesai sa’i sebelum tahallul berisi permohonan agar Allah menerima ibadah, mengampuni kesalahan, menjaga keimanan, dan menolong hamba-Nya agar tetap taat. NU Jabar mencantumkan doa ini dalam pembahasan tata cara sa’i dan tahallul, lalu menjelaskan bahwa setelah selesai sa’i, jemaah mencukur atau memotong rambut sebagai tahallul.

Bacaan Doa Setelah Selesai Sa’i Sebelum Tahallul

Berikut bacaan doa yang dapat dibaca setelah menyelesaikan sa’i dan sebelum tahallul.

Arab

اللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَعَلَى طَاعَتِكَ وَشُكْرِكَ أَعِنَّا وَعَلَى غَيْرِكَ لَا تَكِلْنَا وَعَلَى الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ الْكَامِلِ جَمِيْعًا تَوَفَّنَا وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا، اللّٰهُمَّ ارْحَمْنِيْ أَنْ أَتَكَلَّفَ مَا لَا يَعْنِيْنِيْ، وَارْزُقْنِيْ حُسْنَ النَّظَرِ فِيْمَا يُرْضِيْكَ عَنِّيْ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Latin

Allâhumma rabbanâ taqabbal minnâ wa ‘âfinâ wa‘fu ‘annâ, wa ‘alâ thâ‘atika wa syukrika a‘innâ, wa ‘alâ ghairika lâ takilnâ, wa ‘alal îmâni wal islâmil kâmili jamî‘an tawaffanâ wa anta râdhin ‘annâ. Allâhummarhamnî an atakallafa mâ lâ ya‘nînî, warzuqnî husnan nadhari fîmâ yurdhîka ‘annî, yâ arhamar râhimîn.

Artinya

Ya Allah, Tuhan kami, terimalah amal ibadah kami. Sehatkanlah kami, maafkanlah kesalahan kami, dan bantulah kami untuk selalu taat serta bersyukur kepada-Mu. Jangan Engkau serahkan kami kepada selain-Mu. Wafatkanlah kami semua dalam keadaan iman dan Islam yang sempurna, sedangkan Engkau ridha kepada kami.

Ya Allah, rahmatilah aku agar tidak menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagiku. Karuniakanlah kepadaku pandangan yang baik terhadap hal-hal yang membuat-Mu ridha kepadaku. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.

Kapan Doa Ini Dibaca?

Doa ini dibaca setelah sa’i selesai, yaitu setelah jemaah menyempurnakan tujuh kali perjalanan antara Shafa dan Marwah. Sa’i dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah. Setelah itu, jemaah bersiap melakukan tahallul.

Urutan sederhananya seperti ini.

  1. Menyelesaikan sa’i tujuh kali.
  2. Berhenti sejenak untuk berdoa.
  3. Membaca doa setelah selesai sa’i.
  4. Melakukan tahallul dengan mencukur atau memotong rambut.

Tahallul menjadi tanda selesainya rangkaian umrah. Setelah tahallul, larangan ihram yang sebelumnya berlaku bagi jemaah sudah berakhir.

Apakah Doa Ini Wajib?

Doa setelah sa’i sebelum tahallul bukan rukun yang menentukan sah atau tidaknya umrah. Rukun utamanya tetap ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul. Namun, membaca doa di momen ini sangat baik karena jemaah baru saja menyelesaikan salah satu rangkaian besar dalam ibadah umrah.

Kemenag pernah menjelaskan bahwa pedoman manasik memuat bacaan atau doa-doa yang baik saat thawaf, sa’i, dan ibadah lainnya dalam haji maupun umrah. Dengan begitu, doa ini dapat dipahami sebagai bacaan yang dianjurkan untuk membantu jemaah memperbanyak dzikir dan permohonan, bukan sebagai bacaan yang harus dipaksakan secara kaku.

Doa Pendek Setelah Sa’i Jika Belum Hafal

Bagi jemaah yang belum hafal doa panjang di atas, boleh membaca doa pendek dengan makna yang baik. Misalnya doa sapu jagat yang sangat masyhur.

Arab

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin

Rabbanâ âtinâ fid dun-yâ hasanah, wa fil âkhirati hasanah, wa qinâ ‘adzâban nâr.

Artinya

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.

Doa ini juga tercantum dalam rangkaian doa thawaf pada kumpulan doa haji dan umrah NU Online.

Doa Saat Tahallul atau Menggunting Rambut

Setelah membaca doa selesai sa’i, jemaah melanjutkan tahallul. Saat menggunting rambut, dapat membaca doa berikut.

Arab

اَللّٰهُمَّ اثْبُتْ لِيْ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنِّيْ بِهَا سَيِّئَةً وَارْفَعْ لِيْ عِنْدَكَ دَرَجَةً

Latin

Allâhumma-tsbut lî bi kulli sya’ratin hasanatan, wamhu ‘annî bihâ sayyiatan, warfa‘ lî ‘indaka darajatan.

Artinya

Ya Allah, tetapkanlah untukku satu kebaikan pada setiap helai rambut ini. Hapuslah dariku satu keburukan karenanya, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu.

NU Online mencantumkan doa ini sebagai doa menggunting rambut dalam kumpulan doa haji dan umrah.

Adab Berdoa Setelah Sa’i

Agar doa lebih khusyuk, jemaah bisa memperhatikan beberapa adab sederhana.

  • Berdoa dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
  • Menghadap kiblat jika memungkinkan dan tidak mengganggu arus jemaah.
  • Membaca doa sesuai kemampuan.
  • Memohon ampun atas dosa dan kekurangan selama beribadah.
  • Tidak memaksakan bacaan panjang jika kondisi padat atau tubuh sangat lelah.
  • Tetap mengikuti arahan pembimbing, petugas, atau kondisi lapangan.

Yang terpenting bukan panjangnya bacaan, melainkan kesungguhan hati saat memohon kepada Allah. Sa’i mengajarkan kesabaran, ikhtiar, dan harapan. Maka, doa setelah sa’i menjadi momen yang indah untuk menyerahkan seluruh usaha kepada Allah sebelum menutup rangkaian umrah dengan tahallul.

Kesimpulan

Doa setelah selesai sa’i sebelum tahallul berisi permohonan agar Allah menerima amal ibadah, memberi kesehatan, mengampuni kesalahan, menjaga keimanan, dan menuntun hamba-Nya pada hal-hal yang diridhai. Doa ini dapat dibaca setelah sa’i selesai dan sebelum mencukur atau memotong rambut.

Jika belum hafal, jemaah tetap boleh membaca doa lain yang baik, termasuk doa sapu jagat. Setelah itu, tahallul dilakukan sebagai penutup rangkaian umrah.

Nando Rifky

Nando Rifky

Penulis di Tabinatour, Freelancer, Website Manager, SEO Enthusiast. Portfolio: NandoRifky.web.id

Articles: 53
Butuh Bantuan?