Doa Ketika Selesai Rangkaian Umrah

Doa Ketika Selesai Rangkaian Umrah: Arab, Latin, dan Artinya

Selesai menjalankan rangkaian umrah adalah momen yang sangat emosional bagi banyak jamaah. Setelah berihram, thawaf, sa’i, lalu tahallul, ada rasa lega karena ibadah sudah ditunaikan. Namun di saat yang sama, hati biasanya masih ingin berlama-lama memohon kepada Allah agar seluruh amal diterima.

Tidak ada satu doa khusus yang wajib dibaca setelah selesai umrah. Jamaah boleh berdoa dengan doa dari Al-Qur’an, doa yang diajarkan para ulama, atau kalimat sendiri selama maknanya baik. Karena itu, bacaan setelah umrah sebaiknya berisi tiga hal utama, yaitu rasa syukur, permohonan agar umrah diterima, dan harapan agar pulang membawa perubahan hidup yang lebih baik.

Dalam tuntunan doa haji dan umrah, NU Online juga memuat beberapa doa yang berkaitan dengan rangkaian umrah, mulai dari doa thawaf, sa’i, menggunting rambut, hingga doa ketika pulang haji atau umrah.

Kapan Doa Selesai Umrah Dibaca?

Doa ini bisa dibaca setelah tahallul, yaitu setelah mencukur atau memotong rambut sebagai penutup rangkaian umrah. Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW mendoakan ampunan bagi orang yang mencukur rambut dan juga bagi orang yang memendekkan rambutnya. Ini menunjukkan bahwa tahallul bukan sekadar tanda selesai secara teknis, tetapi bagian ibadah yang memiliki nilai spiritual.

Jamaah dapat membaca doa setelah tahallul dalam keadaan tenang, misalnya setelah keluar dari area cukur, setelah shalat sunnah, atau saat duduk sejenak di Masjidil Haram. Tidak perlu memaksakan redaksi panjang. Yang penting, doa dibaca dengan sadar, rendah hati, dan penuh harap.

Doa Ketika Selesai Rangkaian Umrah

Berikut doa yang bisa dibaca setelah seluruh rangkaian umrah selesai.

Arab

اَللّٰهُمَّ تَقَبَّلْ عُمْرَتَنَا، وَاغْفِرْ ذُنُوْبَنَا، وَاشْكُرْ سَعْيَنَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin

Allâhumma taqabbal ‘umratanâ, waghfir dzunûbanâ, wasykur sa‘yanâ, waj‘alnâ min ‘ibâdikaṣ-ṣâliḥîn.

Artinya

Ya Allah, terimalah umrah kami, ampunilah dosa-dosa kami, balaslah usaha kami, dan jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh.

Doa ini ringkas, tetapi maknanya lengkap. Ada permohonan agar ibadah diterima, dosa diampuni, usaha selama umrah diberi balasan, dan kehidupan setelah pulang diarahkan kepada kesalehan.

Doa Agar Umrah Diterima Allah

Doa paling kuat untuk memohon penerimaan amal adalah doa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS ketika meninggikan fondasi Baitullah. Redaksi ini terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 127.

Arab

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّاۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Latin

Rabbanâ taqabbal minnâ, innaka antas-samî‘ul-‘alîm.

Artinya

Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Doa ini sangat tepat dibaca setelah umrah karena inti ibadah bukan hanya selesai secara urutan, melainkan diterima oleh Allah. Seseorang bisa saja merasa sudah berjuang secara fisik, tetapi tetap membutuhkan rahmat Allah agar amalnya bernilai.

Doa Setelah Tahallul atau Menggunting Rambut

Tahallul menjadi tanda bahwa jamaah telah keluar dari keadaan ihram. Saat menggunting rambut, jamaah dapat membaca doa berikut.

Arab

اَللّٰهُمَّ اثْبُتْ لِيْ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً، وَامْحُ عَنِّيْ بِهَا سَيِّئَةً، وَارْفَعْ لِيْ عِنْدَكَ دَرَجَةً

Latin

Allâhumma-tsbut lî bi kulli sya‘ratin ḥasanatan, wamḥu ‘annî bihâ sayyi-atan, warfa‘ lî ‘indaka darajah.

Artinya

Ya Allah, tetapkanlah bagiku satu kebaikan pada setiap helai rambut ini, hapuslah dengannya satu keburukan dariku, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu.

Doa ini tercantum dalam kumpulan doa haji dan umrah NU Online pada bagian doa menggunting rambut.

Doa Syukur Setelah Menyelesaikan Umrah

Setelah selesai umrah, jamaah juga dianjurkan memperbanyak hamdalah, istigfar, dan doa kebaikan. Salah satu doa yang mudah dibaca adalah sebagai berikut.

Arab

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ عُمْرَتَنَا عُمْرَةً مَقْبُوْلَةً، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا

Latin

Alḥamdulillâhilladzî bini‘matihî tatimmuṣ-ṣâliḥât. Allâhummaj‘al ‘umratanâ ‘umratan maqbûlah, wa dzanbanâ dzanban maghfûrâ, wa sa‘yanâ sa‘yan masykûrâ.

Artinya

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala amal saleh menjadi sempurna. Ya Allah, jadikanlah umrah kami sebagai umrah yang diterima, dosa kami sebagai dosa yang diampuni, dan usaha kami sebagai usaha yang diberi balasan.

Doa ini berisi pengakuan bahwa kemampuan menyelesaikan umrah bukan semata karena kekuatan fisik. Ada nikmat Allah di balik setiap langkah, mulai dari perjalanan menuju Tanah Suci, kekuatan saat thawaf, kesabaran saat sa’i, hingga kelapangan hati ketika tahallul.

Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

Doa ini sangat sering dibaca dalam rangkaian ibadah haji dan umrah, termasuk ketika thawaf antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad. NU Online mencantumkannya sebagai bagian dari doa thawaf.

Arab

رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin

Rabbanâ âtinâ fid-dun-yâ ḥasanah, wa fil-âkhirati ḥasanah, wa qinâ ‘adzâban-nâr.

Artinya

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.

Doa ini cocok dibaca setelah selesai umrah karena seorang jamaah tidak hanya memohon pahala ibadah, tetapi juga keberkahan hidup setelah kembali ke rumah. Kebaikan dunia bisa berupa hati yang lebih tenang, rezeki yang halal, keluarga yang dijaga, dan kesempatan memperbaiki diri. Kebaikan akhirat adalah keselamatan yang lebih besar dan lebih kekal.

Doa Ketika Pulang dari Umrah

Saat perjalanan pulang dari Tanah Suci, jamaah dapat membaca doa yang berisi tauhid, taubat, ibadah, sujud, dan pujian kepada Allah.

Arab

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اٰيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ، صَدَقَ اللّٰهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Latin

Lâ ilâha illallâhu waḥdahû lâ syarîkalah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alâ kulli syai-in qadîr. Âyibûna tâibûna ‘âbidûna sâjidûna li rabbinâ ḥâmidûn. Shadaqallâhu wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal-aḥzâba waḥdah.

Artinya

Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, kami bersujud, dan kami memuji Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan golongan-golongan musuh sendirian.

Doa ini juga tercantum dalam kumpulan doa ketika pulang haji atau umrah.

Amalan Ringan Setelah Selesai Umrah

Selesai umrah bukan berarti selesai pula menjaga hati. Justru setelah ibadah besar, seseorang perlu mempertahankan bekas kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa amalan ringan yang bisa dijaga setelah umrah antara lain:

  • memperbanyak istigfar karena tidak ada ibadah yang benar-benar sempurna tanpa ampunan Allah
  • menjaga shalat tepat waktu setelah pulang dari Tanah Suci
  • mengurangi kebiasaan buruk yang dulu sulit ditinggalkan
  • memperbanyak sedekah sebagai bentuk syukur
  • mendoakan keluarga, guru, orang tua, dan sesama muslim
  • tidak merasa lebih suci setelah umrah karena semua amal tetap bergantung pada penerimaan Allah

Umrah yang membekas biasanya terlihat dari perubahan kecil yang konsisten. Cara bicara lebih dijaga. Ibadah tidak lagi terasa sekadar kewajiban. Hati lebih mudah luluh ketika berdoa. Sikap terhadap keluarga juga menjadi lebih lembut.

Penutup

Doa ketika selesai rangkaian umrah sebaiknya tidak hanya dibaca sebagai hafalan. Lebih dari itu, doa menjadi cara seorang hamba mengakui bahwa ibadahnya masih membutuhkan penerimaan Allah.

Bacalah doa dengan tenang setelah tahallul, saat duduk di Masjidil Haram, ketika perjalanan pulang, atau setelah tiba di rumah. Tidak harus panjang. Satu kalimat yang keluar dari hati bisa lebih bermakna daripada bacaan panjang yang hanya lewat di lisan.

Semoga Allah menerima umrah setiap jamaah, mengampuni dosa-dosa yang telah lalu, dan menjadikan perjalanan ke Tanah Suci sebagai awal hidup yang lebih dekat kepada-Nya.

Nando Rifky

Nando Rifky

Penulis di Tabinatour, Freelancer, Website Manager, SEO Enthusiast. Portfolio: NandoRifky.web.id

Articles: 53
Butuh Bantuan?