Doa Saat Berjalan di Antara Dua Pilar Hijau (Raudhah) Bagi Pria

Doa Saat Berjalan di Antara Dua Pilar Hijau (Raudhah) Bagi Pria

Sebutan dua pilar hijau sering rancu dengan Raudhah. Dalam manasik umrah, tanda hijau berada di jalur sa’i antara Shafa dan Marwah. Jamaah pria dianjurkan mempercepat langkah di area ini bila kondisi aman. Raudhah sendiri berada di Masjid Nabawi dan bukan bagian dari sa’i.

Karena judul artikel memakai istilah Raudhah, pembahasan ini meluruskan dua konteks sekaligus. Bagian utama membahas doa dan adab saat melewati tanda hijau dalam sa’i bagi pria. Bagian akhir memuat bacaan yang dapat dibaca saat berada di Raudhah.

Apakah Ada Doa Khusus Saat Melewati Tanda Hijau

Tidak ada lafaz doa khusus yang wajib dibaca saat berjalan di antara tanda hijau. Jamaah pria dapat mempercepat langkah sambil berdzikir, membaca doa kebaikan, atau mengulang bacaan yang mudah dihafal. Hal paling penting adalah menjaga kekhusyukan, tidak mendorong, dan tidak mengganggu jamaah lain.

Area tanda hijau menjadi pengingat tentang kesungguhan Hajar dalam mencari air untuk Nabi Ismail AS. Karena itu, bacaan yang dipilih sebaiknya berisi permohonan ampunan, rahmat, keselamatan, dan kebaikan dunia akhirat.

Doa Yang Dapat Dibaca Saat Melewati Tanda Hijau

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar.

Ya Tuhan kami, berilah kebaikan kepada kami di dunia, berilah kebaikan kepada kami di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Doa ini ringkas, mudah dihafal, dan mencakup permohonan yang luas. Bacaan ini cocok diulang saat sa’i, termasuk ketika melewati area tanda hijau.

Doa Pendek Untuk Memohon Ampunan Dan Rahmat

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ

Allahummaghfir warham, innaka antal-a‘azzul-akram.

Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah. Sesungguhnya Engkau adalah Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia.

Doa pendek ini dapat dibaca ketika langkah mulai dipercepat. Bacaan tetap boleh diganti dengan doa lain selama maknanya baik dan ditujukan hanya kepada Allah.

Adab Pria Saat Melewati Tanda Hijau

  • Percepat langkah secukupnya: Lari kecil dilakukan hanya bila jalur aman dan tidak membahayakan jamaah lain.
  • Tetap jaga arah dan barisan: Jangan memotong jalur secara mendadak atau mendorong jamaah di depan.
  • Utamakan keselamatan: Bila area terlalu padat, berjalan biasa lebih baik daripada memaksakan lari kecil.
  • Perbanyak dzikir: Bacaan tasbih, tahmid, takbir, istighfar, dan doa pribadi tetap boleh dibaca.
  • Jaga niat ibadah: Gerakan fisik dalam sa’i bukan sekadar mengikuti arus, tetapi bagian dari ketaatan dalam manasik.

Jika Yang Dimaksud Adalah Raudhah

Jika konteks yang dimaksud adalah Raudhah di Masjid Nabawi, amalan utamanya adalah shalat sunnah bila memungkinkan, membaca salawat, berdzikir, dan berdoa kepada Allah. Tidak ada doa baku yang wajib dibaca di Raudhah. Doa terbaik adalah doa yang dipahami maknanya dan sesuai kebutuhan ibadah.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ

Allahumma inni as’aluka ridhaka wal-jannah, wa a‘udzu bika min sakhatika wan-nar.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ridha-Mu dan surga, serta berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka.

Bacaan ini dapat menjadi pilihan saat berada di Raudhah karena maknanya mencakup tujuan besar ibadah, yaitu mencari ridha Allah dan keselamatan akhirat.

Kesalahan Yang Perlu Dihindari

  • Menganggap ada doa wajib khusus: Tidak ada bacaan khusus yang harus dibaca saat melewati tanda hijau atau saat berada di Raudhah.
  • Menyamakan tanda hijau dengan Raudhah: Tanda hijau terkait jalur sa’i di Masjidil Haram, sedangkan Raudhah berada di Masjid Nabawi.
  • Memaksakan lari saat padat: Keselamatan dan ketertiban lebih utama daripada gerakan yang mengganggu jamaah lain.
  • Membaca tanpa memahami makna: Doa yang dipahami lebih membantu kekhusyukan daripada bacaan panjang yang hanya diucapkan tergesa-gesa.

Penutup

Inti ibadah di area tanda hijau adalah mengikuti tuntunan manasik dengan tertib. Inti ibadah di Raudhah adalah memperbanyak shalat, dzikir, salawat, dan doa dengan adab. Keduanya sama-sama membutuhkan ketenangan, pemahaman, dan penghormatan terhadap jamaah lain.

Nando Rifky

Nando Rifky

Articles: 6
Butuh Bantuan?