Niat Sholat Jamak dan Qashar Saat Perjalanan Umrah

Niat Sholat Jamak dan Qashar Saat Perjalanan Umrah

Perjalanan ibadah ke Tanah Suci seringkali memakan waktu yang cukup panjang. Anda akan menempuh penerbangan berjam-jam dari Indonesia menuju Arab Saudi atau perjalanan darat antara Makkah dan Madinah. Kondisi ini tentu memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan kewajiban sholat lima waktu.

Islam adalah agama yang memberikan kemudahan atau rukhsah bagi umatnya yang sedang dalam perjalanan jauh atau safar. Anda tidak perlu merasa khawatir meninggalkan kewajiban sholat karena Allah SWT telah mensyariatkan sholat Jamak dan Qashar. Kami di Tabina Tour selalu menekankan pentingnya memahami fiqih safar ini agar ibadah Anda tetap sah dan hati menjadi tenang selama perjalanan.

Pengertian Sholat Jamak dan Qashar

Sebelum masuk ke tata cara, kita perlu memahami definisi dasarnya terlebih dahulu. Sholat Jamak artinya mengumpulkan dua waktu sholat fardhu dalam satu waktu. Pasangan sholat yang bisa kita jamak adalah Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya. Sholat Subuh tidak bisa kita jamak dengan sholat apapun.

Sedangkan Sholat Qashar bermakna meringkas jumlah rakaat sholat. Anda boleh meringkas sholat yang berjumlah empat rakaat (Dzuhur, Ashar, Isya) menjadi dua rakaat saja. Namun perlu Anda ingat bahwa sholat Maghrib dan Subuh tidak boleh kita qashar dan harus tetap kita kerjakan sesuai jumlah rakaat aslinya.

Syarat Melakukan Jamak dan Qashar

Para ulama menetapkan beberapa syarat sah bagi seorang musafir untuk mengambil keringanan ini. Anda harus memastikan perjalanan yang Anda tempuh bukan untuk tujuan maksiat. Jarak perjalanan juga harus memenuhi batas minimal safar yang menurut mayoritas ulama adalah sekitar 80 kilometer lebih.

Perjalanan udara dari Indonesia ke Jeddah atau Madinah jelas sudah memenuhi syarat jarak ini. Begitu pula perjalanan darat menggunakan kereta cepat atau bus dari Madinah ke Makkah. Anda berhak mengambil keringanan ini sejak mulai meninggalkan batas kota tempat tinggal Anda hingga kembali lagi ke rumah.

Niat Sholat Jamak Taqdim

Jamak Taqdim adalah cara melaksanakan dua sholat pada waktu sholat yang pertama. Contohnya kita mengerjakan sholat Dzuhur dan Ashar pada waktu Dzuhur.

1. Niat Sholat Jamak Taqdim Dzuhur dan Ashar (Qashar)

Jika Anda ingin menjamak sekaligus mengqashar (meringkas), bacalah niat berikut pada saat waktu Dzuhur:

Arab: أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا إِلَيْهِ الْعَصْرُ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru jam’a taqdiimin lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Dzuhur dua rakaat secara qashar, digabungkan dengan sholat Ashar, dengan jamak taqdim, karena Allah Ta’ala.”

Setelah salam, Anda langsung berdiri lagi untuk mengerjakan sholat Ashar dua rakaat tanpa jeda dzikir panjang.

2. Niat Sholat Jamak Taqdim Maghrib dan Isya

Ingat bahwa Maghrib tidak bisa kita qashar. Jadi Anda mengerjakannya tetap 3 rakaat, lalu Isya 2 rakaat.

Niat Sholat Maghrib: Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatim majmuu’an ilaihil ‘isyaa’u jam’a taqdiimin lillaahi ta’aalaa. (Aku berniat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat digabungkan dengan Isya, dengan jamak taqdim, karena Allah Ta’ala).

Niat Sholat Jamak Takhir

Jamak Takhir pelaksanaannya adalah mengerjakan dua sholat pada waktu sholat yang kedua. Misalnya Anda masih di dalam pesawat saat waktu Dzuhur dan sulit untuk sholat, maka Anda berniat dalam hati untuk mengerjakan Dzuhur nanti di waktu Ashar.

1. Niat Sholat Jamak Takhir Dzuhur dan Ashar

Anda bisa mengerjakan Dzuhur dulu atau Ashar dulu saat tiba di waktu Ashar.

Niat Sholat Dzuhur (dikerjakan di waktu Ashar): Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru jam’a ta’khiirin lillaahi ta’aalaa.

2. Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya

Niat Sholat Maghrib (dikerjakan di waktu Isya): Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatim majmuu’an ilaihil ‘isyaa’u jam’a ta’khiirin lillaahi ta’aalaa.

Tips Sholat di Pesawat Saat Umrah

Kami di Tabina Tour selalu menyarankan jamaah untuk mengambil wudhu sebelum naik pesawat jika memungkinkan. Namun jika wudhu batal, Anda bisa bertayamum dengan debu yang ada di kursi atau dinding pesawat jika air sulit didapat.

Lakukanlah sholat dengan posisi duduk jika tidak memungkinkan berdiri. Gerakan ruku’ dan sujud bisa Anda lakukan dengan isyarat menundukkan kepala (sujud lebih rendah dari ruku’). Allah SWT tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Kesimpulan

Memahami tata cara sholat Jamak dan Qashar adalah bekal penting bagi setiap jamaah umrah. Keringanan ini adalah bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya tetap bisa terhubung dengan-Nya meskipun dalam kondisi perjalanan yang melelahkan. Semoga panduan ini membantu persiapan ibadah Anda menuju Baitullah.

 

Tabina Tour

Tabina Tour

Articles: 61
Butuh Bantuan?