Ibadah umrah dan haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat dinanti oleh setiap Muslim di seluruh dunia. Salah satu rukun yang menandai selesainya rangkaian ibadah tersebut adalah tahallul atau kegiatan memotong rambut sebagai simbol pembersihan diri.
Bagi kaum wanita, proses tahallul memiliki aturan tersendiri yang berbeda dengan kaum pria yang disunnahkan untuk mencukur habis atau menggundul rambut. Pemahaman mengenai tata cara dan doa saat melakukan prosesi ini secara mandiri menjadi sangat penting agar ibadah Anda tetap sah dan sempurna.
Makna Tahallul dalam Ibadah Umrah dan Haji
Tahallul secara bahasa memiliki arti menjadi halal. Dalam konteks ibadah haji atau umrah, tahallul bermakna keadaan seseorang yang telah keluar dari keharaman ihram karena telah melaksanakan seluruh atau sebagian rukun ibadah tersebut.
Simbolisme memotong rambut mencerminkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Sang Pencipta. Anda menanggalkan sesuatu yang menjadi kebanggaan fisik untuk menunjukkan bahwa nilai manusia di mata Allah terletak pada ketakwaannya, bukan pada penampilan lahiriah semata.
Bagi wanita, tahallul dilakukan dengan memotong sedikit rambut tanpa perlu melakukan penggundulan. Hal ini menjaga fitrah wanita yang memuliakan rambut sebagai mahkota kecantikan namun tetap menunjukkan kepatuhan total pada syariat Islam.
Aturan Memotong Rambut Bagi Wanita
Syariat Islam memberikan keringanan bagi wanita dalam melaksanakan tahallul. Anda cukup mengumpulkan ujung rambut kemudian memotongnya sepanjang ruas jari atau sekitar dua sampai tiga sentimeter saja.
Anda diperbolehkan menggunting rambut sendiri tanpa harus menunggu bantuan orang lain. Hal ini sering menjadi pertanyaan bagi para jamaah yang merasa ragu apakah sah jika memotong rambutnya sendiri saat berada di dalam kamar hotel atau di area Marwah.
Hukum asal dalam ibadah ini adalah sah selama Anda sudah menyelesaikan rangkaian sa’i. Memotong rambut sendiri tidak mengurangi nilai ibadah Anda sedikit pun. Justru hal ini bisa menjaga privasi Anda sebagai wanita agar aurat tidak terlihat oleh orang yang bukan mahram di tempat umum.
Doa Menggunting Rambut Sendiri Saat Tahallul
Membaca doa saat melakukan tahallul sangat dianjurkan untuk menambah keberkahan ibadah yang baru saja Anda selesaikan. Doa ini merupakan bentuk syukur dan permohonan agar setiap helai rambut yang jatuh menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak. Pelajari lebih lanjut tentang: Doa Nabi Yunus (La Ilaha Illa Anta…) dan Khasiatnya Dibaca Saat Umrah
Berikut adalah bacaan doa yang dapat Anda lafalkan saat mulai menggunting rambut:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِكُلِّ شَعْرَةٍ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Latin: Allahummaj’al likulli sya’ratin nuuran yaumal qiyaamah.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah untuk setiap helai rambut ini cahaya pada hari kiamat nanti.
Setelah Anda selesai menggunting rambut, Anda juga bisa membaca doa tambahan sebagai berikut:
اللَّهُمَّ ثَبِّتْنِي عَلَى مِلَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَحَنِيفِيَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin: Allahumma tsabbitnii ‘alaa millati ibraahiima wa haniifiyyati muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
Artinya: Ya Allah, teguhkanlah aku di atas agama Nabi Ibrahim dan kesucian syariat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Tata Cara Tahallul Mandiri yang Benar
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa Anda telah menyelesaikan tujuh putaran sa’i dengan sempurna. Setelah sampai di Bukit Marwah pada putaran terakhir, Anda bisa bersiap untuk melakukan tahallul. Artikel terkait: Doa Agar Bisa Kembali Lagi ke Baitullah (Merindu Ka’bah)
Jika Anda merasa suasana di Bukit Marwah terlalu ramai atau khawatir aurat rambut Anda terlihat oleh jamaah pria, Anda boleh menunda pemotongan rambut hingga sampai di tempat menginap. Namun perlu Anda ingat bahwa sebelum memotong rambut, Anda masih berada dalam kondisi ihram sehingga larangan ihram masih berlaku.
Peganglah sebagian kecil rambut Anda, biasanya dari bagian depan, kanan, atau kiri. Gunakan gunting kecil yang tajam untuk memudahkan proses pemotongan. Potonglah rambut tersebut setidaknya sepanjang ujung jari Anda.
Setelah potongan rambut jatuh, Anda sudah resmi keluar dari keadaan ihram. Segala larangan yang sebelumnya tidak boleh dilakukan saat memakai kain ihram kini sudah menjadi halal kembali bagi Anda.
Hikmah di Balik Memotong Rambut
Setiap syariat dalam Islam pasti menyimpan hikmah yang sangat dalam bagi jiwa manusia. Rambut sering kali dianggap sebagai lambang kekuatan, kecantikan, dan harga diri bagi seorang manusia di dunia.
Dengan memotong rambut, Anda sedang mendeklarasikan bahwa tidak ada satu pun atribut duniawi yang lebih penting daripada rida Allah. Anda bersedia membuang sebagian dari keindahan fisik tersebut sebagai tanda kepatuhan dan kesiapan untuk menjalani kehidupan baru yang lebih bersih setelah pulang dari tanah suci.
Proses ini juga menjadi pengingat akan kematian. Sebagaimana rambut yang dipotong akan dibuang, begitu pula raga manusia suatu saat nanti akan ditinggalkan di dunia. Hanya amal ibadah dan ketulusan hati yang akan dibawa menghadap Allah.
Memilih Layanan yang Memahami Kebutuhan Wanita
Perjalanan ibadah umrah membutuhkan persiapan yang matang baik secara fisik maupun spiritual. Pengetahuan mengenai hal kecil seperti tata cara tahallul ini sangat krusial agar Anda tidak merasa bingung saat berada di tanah suci.
Tabina Tour hadir untuk menemani perjalanan suci Anda dengan bimbingan yang sesuai sunnah. Kami memahami bahwa jamaah wanita membutuhkan perhatian khusus terutama dalam menjaga privasi dan kenyamanan saat menjalankan rukun ibadah di Makkah maupun Madinah.
Kami menyediakan pembimbing yang berpengalaman untuk memastikan setiap langkah ibadah Anda, mulai dari miqat hingga tahallul, dilakukan dengan benar. Melalui layanan Tabina Tour, Anda bisa fokus sepenuhnya pada ibadah tanpa perlu merisaukan urusan logistik atau teknis yang rumit. Baca juga: Bacaan Sayyidul Istighfar dan Waktu Terbaik Membacanya di Tanah Suci
Persiapan Fisik dan Perlengkapan Tahallul
Sangat disarankan bagi setiap jamaah wanita untuk selalu membawa gunting kecil di dalam tas kecil atau tas paspor. Pastikan gunting tersebut sudah Anda masukkan ke dalam bagasi pesawat dan bukan tas jinjing untuk menghindari penyitaan oleh pihak keamanan bandara.
Memiliki perlengkapan sendiri akan memudahkan Anda untuk segera bertahallul setelah selesai sa’i. Hal ini juga lebih higienis dibandingkan jika Anda harus meminjam gunting milik orang lain yang belum tentu terjamin kebersihannya.
Selain gunting, pastikan Anda juga membawa kantong kecil untuk menyimpan sisa potongan rambut jika Anda melakukannya di tempat umum agar tidak mengotori area masjid. Menjaga kebersihan tanah suci adalah bagian dari adab yang sangat mulia sebagai tamu Allah.
Kesalahan yang Sering Terjadi saat Tahallul
Beberapa jamaah terkadang hanya menyentuh rambut dengan gunting tanpa benar-benar memotongnya. Pastikan ada helai rambut yang benar-benar terputus dari bagian kepalanya agar syarat tahallul terpenuhi dengan sah.
Kesalahan lain adalah memotong rambut orang lain sebelum dirinya sendiri melakukan tahallul. Meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama, namun lebih utama bagi Anda untuk memotong rambut sendiri terlebih dahulu atau meminta bantuan orang yang sudah tahallul sebelum membantu orang lain.
Jangan pula merasa terburu-buru saat melakukan prosesi ini. Lakukan dengan tenang dan iringi dengan doa serta dzikir. Ingatlah bahwa ini adalah momen penutup ibadah besar yang sedang Anda jalankan.
Penutup
Semoga ibadah umrah atau haji yang Anda jalankan mendapatkan derajat mabrur di sisi Allah. Setiap langkah kaki, setiap tetes keringat, dan setiap doa yang Anda panjatkan termasuk doa saat tahallul semoga menjadi pemberat timbangan amal kebaikan Anda.
Perjalanan ke tanah suci adalah undangan istimewa dari Allah yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. Maka manfaatkanlah setiap detik waktu Anda di sana dengan sebaik mungkin.
Jika Anda merencanakan perjalanan ibadah dalam waktu dekat, percayakan kenyamanan perjalanan Anda kepada Travel umroh yang kredibel. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar Anda bisa beribadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk.









