Setiap manusia di dunia ini tentu mendambakan rezeki yang lancar, berkah, dan melimpah. Dalam Islam, ikhtiar mencari rezeki tidak hanya terbatas pada usaha fisik atau bekerja keras (ikhtiar lahir), tetapi juga harus diimbangi dengan kedekatan spiritual (ikhtiar batin). Salah satu bentuk ikhtiar batin yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah dengan memperbanyak dzikir.
Dzikir bukan sekadar untaian kata yang diucapkan di lisan, melainkan bentuk pengakuan atas kelemahan diri dan ketergantungan mutlak kita kepada Sang Pencipta. Dengan terus mengingat Allah SWT, pintu-pintu langit akan terbuka, mendatangkan keberkahan dari arah yang sering kali tidak disangka-sangka.
Bagi Anda yang sedang merasa rezekinya tersendat, menghadapi kesulitan finansial, atau ingin mendapatkan keberkahan yang lebih luas, termasuk kemudahan dana untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci, berikut adalah 5 dzikir agar dimudahkan rezeki paling mustajab yang patut Anda rutinkan setiap hari.
1. Memperbanyak Istighfar (Memohon Ampunan)
Istighfar adalah kunci utama pembuka pintu rezeki yang paling mendasar. Dosa-dosa yang kita lakukan, baik yang disadari maupun tidak, sering kali menjadi hijab atau penghalang turunnya rahmat dan rezeki dari Allah SWT. Dengan memohon ampunan secara sungguh-sungguh, kita membersihkan diri dari penghalang tersebut.
Tulisan Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Latin:
Astaghfirullahal ‘adzim
Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
Keutamaan dan Cara Mengamalkan:
Dalam Al-Qur’an Surah Nuh ayat 10-12, Allah SWT berjanji bahwa dengan beristighfar, Dia akan menurunkan hujan yang lebat, memperbanyak harta dan anak-anak, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai. Rutinkan membaca istighfar minimal 100 kali dalam sehari, terutama setelah selesai menunaikan shalat fardhu atau pada sepertiga malam terakhir.
2. Membaca Kalimat Hauqalah
Kalimat Hauqalah adalah bentuk pengakuan tulus bahwa manusia tidak memiliki daya dan kekuatan apa pun untuk mengubah nasib atau mendatangkan rezeki tanpa campur tangan dan izin Allah SWT. Dzikir ini sangat ampuh untuk mendatangkan kemudahan dalam urusan pekerjaan dan bisnis.
Tulisan Arab:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin:
Laa hawla wa laa quwwata illa billah
Artinya:
“Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah.”
Keutamaan dan Cara Mengamalkan:
Sebuah riwayat hadits menyebutkan bahwa barangsiapa yang merasa lambat datang rezekinya, maka hendaklah ia memperbanyak membaca kalimat Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Kalimat ini juga disebut oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu perbendaharaan (simpanan) surga yang mampu meringankan beban pikiran, mengatasi stres, dan membuka jalan keluar dari himpitan utang.
3. Dzikir Tasbih Malaikat
Dzikir tasbih ini sering disebut sebagai ucapan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Selain memberatkan timbangan amal kebaikan di akhirat kelak, membaca kalimat tasbih ini juga menjadi jalan ditariknya rezeki ke dalam kehidupan kita di dunia.
Tulisan Arab:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيمِ
Latin:
Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil ‘adzim
Artinya:
“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.”
Keutamaan dan Cara Mengamalkan:
Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa kalimat tasbih ini adalah dzikirnya para malaikat dan seluruh makhluk di alam semesta. Berkat dzikir inilah seluruh makhluk diberikan rezeki oleh Allah SWT. Para ulama sangat menganjurkan untuk membaca dzikir tasbih ini sebanyak 100 kali di waktu pagi (sebelum matahari terbit) dan petang hari.
4. Menyeru Asmaul Husna (Ya Fattah Ya Razzaq)
Allah SWT memiliki 99 nama yang maha indah (Asmaul Husna), dan umat Islam diperintahkan untuk berdoa dengan menyebut nama-nama tersebut sesuai dengan konteks hajatnya. Jika tujuannya adalah memohon kelancaran rezeki dan dibukakannya jalan kesuksesan, maka nama Al-Fattah (Yang Maha Membuka) dan Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) adalah kombinasi yang paling tepat.
Tulisan Arab:
يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ
Latin:
Yaa Fattah Yaa Razzaq
Artinya:
“Wahai Dzat Yang Maha Membuka (pintu rahmat dan rezeki), Wahai Dzat Yang Maha Pemberi Rezeki.”
Keutamaan dan Cara Mengamalkan:
Menyeru kedua asma Allah ini secara konsisten akan membuka pintu rezeki yang seolah tertutup rapat dan mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Amalkan dzikir ini minimal 111 kali setiap hari, waktu terbaiknya adalah setelah menunaikan ibadah shalat Dhuha atau sesudah shalat Subuh sebelum memulai aktivitas bekerja.
5. Memperbanyak Selawat atas Nabi Muhammad SAW
Selawat bukan hanya bentuk cinta, penghormatan, dan kepatuhan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Selawat juga menjadi magnet spiritual yang sangat kuat untuk menarik rezeki, menolak kefakiran, dan mempercepat terkabulnya segala hajat duniawi maupun ukhrawi.
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin:
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.”
Keutamaan dan Cara Mengamalkan:
Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang berselawat kepadanya satu kali, Allah akan berselawat (memberi rahmat) kepadanya sepuluh kali. Limpahan rahmat dari Allah inilah yang pada akhirnya akan memanifestasikan diri dalam bentuk kelapangan rezeki, kesehatan fisik, ketenangan batin, serta kemudahan melangkah menuju Baitullah.
Waktu Terbaik Mengamalkan Dzikir Penarik Rezeki
Agar dzikir dan doa yang dipanjatkan semakin mustajab dan cepat dikabulkan, perhatikan dan manfaatkan waktu-waktu utama (waktu ijabah) berikut ini:
- Sepertiga Malam Terakhir: Waktu yang sangat mulia di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan berjanji akan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang memohon.
- Setelah Shalat Fardhu: Khususnya berdzikir setelah shalat Subuh hingga matahari terbit, dan setelah shalat Ashar.
- Di Antara Adzan dan Iqamah: Jeda waktu yang singkat ini sangat dianjurkan untuk memanjatkan hajat, termasuk urusan rezeki.
- Saat Turun Hujan: Momen turunnya air hujan adalah tanda turunnya rahmat Allah ke bumi, menjadikannya waktu yang tepat untuk berdoa.
Raih Keberkahan Rezeki Menuju Tanah Suci Bersama Tabina Tour
Mengamalkan kelima dzikir di atas harus senantiasa diiringi dengan niat yang ikhlas, ikhtiar yang halal, dan keyakinan penuh kepada janji Allah SWT. Perlu diingat bahwa rezeki yang diberikan Allah tidak selalu berwujud uang tunai; kesehatan yang prima, keluarga yang damai, rekan kerja yang baik, hingga kesempatan untuk menginjakkan kaki di Makkah dan Madinah juga merupakan rezeki luar biasa yang tiada tara nilainya.
Jika salah satu doa dan ikhtiar terbesar Anda saat ini adalah dimudahkan rezeki untuk menunaikan ibadah Umrah atau Haji Khusus, pastikan Anda merencanakannya bersama biro perjalanan yang profesional dan terpercaya.
Tabina Tour Travel hadir sebagai mitra ibadah Anda yang amanah dan memiliki izin resmi PPIU. Kami menyediakan berbagai pilihan paket Umrah unggulan, mulai dari Umrah Reguler, Umrah Plus Thaif, hingga Umrah Ramadhan dengan fasilitas akomodasi terbaik. Komitmen kami adalah memastikan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah agar Anda dapat fokus beribadah di Tanah Suci tanpa rasa khawatir.
Teruslah melangitkan doa dan dzikir Anda, luruskan niat semata-mata karena Allah, dan mari wujudkan kerinduan suci Anda ke Baitullah bersama Tabina Tour. Semoga Allah SWT senantiasa melapangkan rezeki kita semua. Amin Ya Rabbal Alamin.









