Setelah menyelesaikan tawaf, jamaah umrah atau haji dianjurkan melaksanakan shalat dua rakaat. Tempat yang paling dikenal untuk shalat ini adalah di belakang Maqam Ibrahim, selama kondisi memungkinkan dan tidak mengganggu jamaah lain.
Dasarnya terdapat dalam Al-Qur’an, ketika Allah memerintahkan agar Maqam Ibrahim dijadikan tempat shalat. Dalam riwayat haji Nabi Muhammad ﷺ, beliau juga shalat dua rakaat setelah tawaf, lalu membaca Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Ikhlas dalam dua rakaat tersebut.
Namun, ada catatan penting. Tidak ada satu lafaz doa khusus yang wajib dibaca setelah shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Jamaah boleh berdoa dengan doa yang baik, pendek, dan mudah dihayati. Hal ini penting agar ibadah tetap tenang, tidak terasa terburu-buru, dan tidak mengganggu arus jamaah lain di sekitar Ka’bah.
Doa Setelah Shalat Dua Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim
Berikut doa yang bisa dibaca setelah salam. Doa ini berisi permohonan agar ibadah diterima, dosa diampuni, hati dijaga dalam ketaatan, serta diberi kebaikan dunia dan akhirat.
Bacaan Arab
اللّٰهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي طَوَافِي وَصَلَاتِي وَدُعَائِي، وَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي، وَأَصْلِحْ لِي قَلْبِي وَعَمَلِي، وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا، إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Bacaan Latin
Allahumma taqabbal minni thawafi wa shalati wa du‘a’i, waghfir li dzunubi, wa ashlih li qalbi wa ‘amali, waj‘alni min ‘ibadikash shalihin.
Rabbana taqabbal minna, innaka antas-sami‘ul-‘alim.
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar.
Artinya
Ya Allah, terimalah tawafku, shalatku, dan doaku. Ampunilah dosa-dosaku. Perbaikilah hati dan amalku. Jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh.
Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.
Doa Pendek yang Mudah Dihafal
Bila suasana sangat ramai, cukup membaca doa pendek berikut dengan khusyuk.
Arab
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا، وَاغْفِرْ لَنَا، وَارْحَمْنَا، وَارْزُقْنَا حُسْنَ الْخَاتِمَةِ.
Latin
Rabbana taqabbal minna, waghfir lana, warhamna, warzuqna husnal khatimah.
Artinya
Ya Tuhan kami, terimalah amal kami, ampunilah kami, rahmatilah kami, dan karuniakanlah kepada kami akhir hidup yang baik.
Doa dari Al-Qur’an yang Cocok Dibaca
Agar lebih kuat secara rujukan, jamaah juga bisa membaca doa-doa dari Al-Qur’an. Dua doa berikut sangat relevan setelah shalat di dekat Maqam Ibrahim karena isinya memohon penerimaan amal dan kebaikan dunia akhirat.
| Doa | Arab | Latin | Arti |
|---|---|---|---|
| Memohon amal diterima | رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ | Rabbana taqabbal minna, innaka antas-sami‘ul-‘alim | Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| Memohon kebaikan dunia akhirat | رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ | Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban-nar | Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka. |
Doa pertama terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 127, sedangkan doa kedua terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 201. Keduanya termasuk doa ringkas yang maknanya luas dan mudah dibaca setelah ibadah.
Tata Cara Singkat Setelah Tawaf
Setelah selesai tujuh putaran tawaf, jamaah dapat melakukan beberapa langkah berikut.
- Menutup kembali bahu kanan bagi jamaah laki-laki yang sebelumnya melakukan idhthiba’ saat tawaf.
- Menuju area belakang Maqam Ibrahim bila memungkinkan.
- Shalat dua rakaat dengan tenang.
- Pada rakaat pertama boleh membaca Al-Fatihah dan Surah Al-Kafirun.
- Pada rakaat kedua boleh membaca Al-Fatihah dan Surah Al-Ikhlas.
- Setelah salam, berdoa secukupnya.
- Bila area sangat padat, shalat bisa dilakukan di bagian lain Masjidil Haram atau area Haram yang memungkinkan.
Poin terakhir sering terlupakan. Memaksakan diri shalat tepat di belakang Maqam Ibrahim ketika area tawaf penuh justru dapat menyulitkan jamaah lain. Para ulama menjelaskan bahwa shalat dua rakaat setelah tawaf tetap sah dilakukan di tempat lain dalam Masjidil Haram, bahkan dalam kawasan Haram, terutama ketika kondisi padat.
Adab Berdoa Setelah Shalat di Maqam Ibrahim
Berdoa di tempat mulia seperti Masjidil Haram sebaiknya dilakukan dengan hati yang lembut. Tidak perlu berteriak. Tidak perlu terlalu lama bila tempat sedang padat. Cukup hadirkan rasa rendah hati, lalu sampaikan hajat kepada Allah.
Beberapa adab yang bisa dijaga antara lain:
- Memuji Allah sebelum berdoa.
- Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.
- Memohon ampun atas dosa.
- Mendoakan orang tua, keluarga, dan kaum muslimin.
- Menghindari suara keras yang mengganggu jamaah lain.
- Segera bergeser bila area dibutuhkan orang lain untuk shalat.
Doa tidak harus panjang. Di Tanah Suci, doa pendek yang keluar dari hati sering terasa lebih bermakna daripada bacaan panjang yang hanya dikejar hafalannya.
Kesimpulan
Doa setelah shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim boleh dibaca dengan lafaz apa pun selama isinya baik. Tidak ada doa khusus yang wajib. Yang paling penting adalah menjaga kekhusyukan, memohon agar ibadah diterima, dan tidak mengganggu jamaah lain.
Bacaan yang paling mudah diamalkan adalah doa penerimaan amal dan doa kebaikan dunia akhirat. Keduanya ringkas, kuat maknanya, dan bersumber dari Al-Qur’an.









