Setelah menyelesaikan tawaf, jamaah umrah atau haji biasanya bergerak menuju area Maqam Ibrahim untuk melaksanakan shalat sunnah tawaf dua rakaat. Momen ini terasa sangat istimewa karena dilakukan setelah mengelilingi Ka’bah, di salah satu tempat yang disebut langsung dalam Al-Qur’an.
Namun, ada satu hal yang perlu diluruskan sejak awal. Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca di Maqam Ibrahim setelah tawaf. Amalan yang memiliki dasar kuat adalah shalat sunnah tawaf dua rakaat, lalu setelahnya jamaah boleh berdoa dengan doa-doa yang baik sesuai hajat masing-masing.
Dalam Al-Qur’an, Allah menyebut Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat. Ayat yang sering dibaca ketika menuju Maqam Ibrahim adalah bagian dari Surah Al-Baqarah ayat 125.
Bacaan Saat Menuju Maqam Ibrahim
Bacaan ini bukan doa permohonan, melainkan potongan ayat Al-Qur’an yang berkaitan langsung dengan Maqam Ibrahim.
Arab
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Latin
Wattakhidzû min maqâmi Ibrâhîma mushallâ.
Artinya
Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.
Bacaan ini mengingatkan jamaah bahwa shalat setelah tawaf bukan sekadar jeda sebelum sa’i. Ada nilai ibadah yang kuat di dalamnya. Karena itu, setelah tawaf selesai, jamaah dianjurkan melaksanakan shalat sunnah tawaf dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim apabila memungkinkan.
Jika area tersebut terlalu padat, shalat tetap bisa dilakukan di tempat lain di Masjidil Haram. NU Online menjelaskan bahwa shalat sunnah tawaf idealnya dilakukan di belakang Maqam Ibrahim, tetapi bila tidak memungkinkan karena penuh sesak, jamaah dapat melaksanakannya di bagian lain Masjidil Haram.
Tata Cara Shalat Sunnah Tawaf di Maqam Ibrahim
Shalat sunnah tawaf dilakukan sebanyak dua rakaat setelah menyelesaikan tujuh putaran tawaf. Amalan ini termasuk bagian yang sangat dianjurkan dalam rangkaian tawaf.
Dalam riwayat tentang manasik Nabi, Rasulullah ﷺ melakukan tawaf tujuh kali, kemudian shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
Secara ringkas, tata caranya sebagai berikut.
- Selesaikan tawaf tujuh putaran.
- Bergerak menuju area belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan.
- Jangan memaksakan diri bila kondisi sangat padat.
- Shalat sunnah dua rakaat dengan tenang.
- Setelah salam, berdoa kepada Allah dengan doa yang baik.
- Setelah itu dapat melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya, seperti minum air zamzam atau menuju sa’i.
Untuk bacaan surat dalam shalat, sebagian panduan manasik menyebutkan bahwa rakaat pertama dianjurkan membaca Surah Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, sedangkan rakaat kedua membaca Surah Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah. Keterangan ini juga disebut dalam pembahasan hadis terkait shalat dua rakaat setelah tawaf.
Rakaat Pertama
Setelah membaca Al-Fatihah, jamaah dapat membaca Surah Al-Kafirun.
Arab
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Latin
Qul yâ ayyuhal kâfirûn.
Lâ a‘budu mâ ta‘budûn.
Wa lâ antum ‘âbidûna mâ a‘bud.
Wa lâ ana ‘âbidum mâ ‘abattum.
Wa lâ antum ‘âbidûna mâ a‘bud.
Lakum dînukum wa liya dîn.
Artinya
Katakanlah, wahai orang-orang kafir.
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.
Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
Kamu tidak pernah pula menjadi penyembah apa yang aku sembah.
Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.
Rakaat Kedua
Setelah membaca Al-Fatihah, jamaah dapat membaca Surah Al-Ikhlas.
Arab
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
اللَّهُ الصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin
Qul huwAllâhu ahad.
Allâhush-shamad.
Lam yalid wa lam yûlad.
Wa lam yakun lahû kufuwan ahad.
Artinya
Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa.
Allah tempat meminta segala sesuatu.
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.
Doa di Maqam Ibrahim Setelah Shalat Sunnah Tawaf
Setelah selesai shalat dua rakaat, jamaah dapat berdoa. Tidak harus dengan satu teks tertentu. Doa boleh menggunakan bahasa Arab, bahasa Indonesia, atau bahasa yang paling dipahami.
Agar lebih mudah, berikut beberapa doa yang dapat dibaca setelah shalat sunnah tawaf di Maqam Ibrahim.
Doa Memohon Diterima Ibadah Tawaf
Doa ini cocok dibaca setelah tawaf karena isinya memohon agar Allah menerima ibadah yang baru saja dilakukan.
Arab
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Latin
Rabbanâ taqabbal minnâ innaka antas-samî‘ul ‘alîm, wa tub ‘alainâ innaka antat-tawwâbur rahîm.
Artinya
Ya Tuhan kami, terimalah amal ibadah dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.
Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
Doa ini sangat dikenal dan sering dibaca dalam rangkaian ibadah haji maupun umrah.
Arab
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin
Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ hasanah, wa fil-âkhirati hasanah, wa qinâ ‘adzâban-nâr.
Artinya
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.
Doa ini pendek, tetapi maknanya luas. Kebaikan dunia mencakup rezeki yang halal, keluarga yang tenteram, kesehatan, keselamatan, dan hati yang dijaga dalam ketaatan. Kebaikan akhirat mencakup ampunan, rahmat Allah, kemudahan hisab, dan surga.
Doa Memohon Ampunan dan Rahmat
Setelah tawaf, hati biasanya lebih lembut. Rasa haru, lelah, dan syukur bercampur menjadi satu. Pada saat seperti ini, doa ampunan terasa sangat dekat dengan kebutuhan batin jamaah.
Arab
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Latin
Rabbighfir warham wa tub ‘alayya, innaka antat-tawwâbur rahîm.
Artinya
Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.
Doa Memohon Kesehatan dan Keselamatan
Ibadah umrah dan haji membutuhkan fisik yang kuat. Setelah tawaf, jamaah masih akan melanjutkan rangkaian ibadah lain. Karena itu, memohon kesehatan dan keselamatan juga termasuk doa yang sangat relevan.
Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin
Allâhumma innî as’alukal ‘afwa wal ‘âfiyata fid-dunyâ wal âkhirah.
Artinya
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Doa ini bisa dibaca dengan pelan setelah shalat sunnah tawaf. Jika tidak hafal, jamaah boleh membacanya dari catatan atau ponsel selama tidak mengganggu kekhusyukan dan jamaah lain.
Doa untuk Orang Tua dan Keluarga
Maqam Ibrahim sering menjadi tempat yang membuat jamaah teringat keluarga. Banyak yang datang membawa doa orang tua, pasangan, anak, atau saudara yang belum sempat berangkat ke Tanah Suci.
Arab
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِأَهْلِي وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Latin
Rabbighfir lî wa liwâlidayya wa li ahlî wa lil-mu’minîna wal-mu’minât.
Artinya
Ya Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, keluargaku, serta kaum mukmin laki-laki dan perempuan.
Doa ini sederhana, tetapi menyentuh. Jamaah dapat menambahkan nama-nama orang yang ingin didoakan, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.
Doa dengan Bahasa Sendiri Setelah Tawaf
Selain membaca doa Arab, jamaah juga boleh berdoa dengan bahasa sendiri. Justru, doa yang dipahami maknanya sering membuat hati lebih hadir.
Contoh doa dengan bahasa Indonesia yang bisa dibaca setelah shalat sunnah tawaf.
Ya Allah, terimalah tawafku, shalatku, doaku, dan seluruh ibadahku. Ampuni dosa-dosaku, bersihkan hatiku, kuatkan imanku, lapangkan rezekiku, sehatkan tubuhku, dan mudahkan urusanku. Ya Allah, jadikan umrah atau hajiku sebagai ibadah yang mabrur, penuh ampunan, dan membawa perubahan baik dalam hidupku.
Doa seperti ini tidak harus dihafalkan. Jamaah dapat menyampaikannya dengan kalimat sendiri. Yang terpenting adalah adab, kekhusyukan, dan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar.
Adab Berdoa di Maqam Ibrahim
Berada di tempat mulia bukan berarti boleh mengabaikan kenyamanan jamaah lain. Area Maqam Ibrahim sering padat, terutama setelah tawaf. Karena itu, doa sebaiknya dilakukan dengan tertib dan tidak memaksakan diri.
Beberapa adab yang perlu diperhatikan antara lain.
- Tidak mendorong jamaah lain demi mendapat posisi paling dekat.
- Tidak shalat di jalur tawaf yang mengganggu pergerakan orang banyak.
- Membaca doa dengan suara pelan.
- Tidak terlalu lama berdiri jika kondisi sangat ramai.
- Menjaga hati dari rasa ingin terlihat khusyuk.
- Mengutamakan keselamatan, terutama bagi lansia dan jamaah yang lemah.
Jika tidak bisa shalat tepat di belakang Maqam Ibrahim, ibadah tidak otomatis berkurang nilainya. Allah mengetahui niat hamba-Nya. Shalat sunnah tawaf tetap dapat dilakukan di tempat lain di Masjidil Haram ketika kondisi tidak memungkinkan.
Apakah Ada Doa Khusus yang Wajib di Maqam Ibrahim
Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca di Maqam Ibrahim setelah tawaf. Yang dianjurkan adalah melaksanakan shalat sunnah tawaf dua rakaat. Setelah itu, jamaah bebas memohon kepada Allah dengan doa yang baik.
Jadi, bila ada buku panduan yang mencantumkan doa tertentu, doa tersebut boleh dibaca selama maknanya baik. Namun jangan diyakini sebagai satu-satunya bacaan yang wajib atau sebagai syarat sah tawaf.
Pemahaman ini penting agar jamaah tidak cemas. Banyak orang merasa ibadahnya kurang sempurna hanya karena tidak hafal doa tertentu. Padahal, doa dengan bahasa sendiri tetap boleh dipanjatkan selama isinya baik dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Kesimpulan
Doa di Maqam Ibrahim setelah tawaf sebaiknya dipahami secara tepat. Amalan utamanya adalah shalat sunnah tawaf dua rakaat setelah menyelesaikan tujuh putaran tawaf. Jika memungkinkan, shalat dilakukan di belakang Maqam Ibrahim. Jika terlalu padat, shalat dapat dilakukan di bagian lain Masjidil Haram.
Bacaan yang berkaitan langsung dengan Maqam Ibrahim adalah potongan Surah Al-Baqarah ayat 125.
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Setelah shalat, jamaah boleh membaca doa memohon diterima ibadah, kebaikan dunia akhirat, ampunan, kesehatan, keselamatan, serta kebaikan untuk keluarga. Tidak perlu merasa berat bila belum hafal semua doa Arab. Doa yang paling penting adalah doa yang keluar dari hati, dipahami maknanya, dan dipanjatkan dengan penuh harap kepada Allah.









