Doa Saat Berangkat ke Bandara untuk Umrah atau Haji

Doa Saat Berangkat ke Bandara untuk Umrah atau Haji

Berangkat ke bandara untuk umrah atau haji bukan sekadar perjalanan menuju terminal penerbangan. Bagi jamaah, momen ini sering menjadi titik awal perjalanan ibadah yang panjang. Ada koper yang sudah disiapkan, dokumen yang diperiksa berulang kali, keluarga yang mengantar, dan hati yang mulai dipenuhi harap agar perjalanan dimudahkan Allah.

Sebelum meninggalkan rumah, jamaah bisa membaca doa keluar rumah, doa naik kendaraan, serta doa safar. Ketiganya relevan karena perjalanan menuju Tanah Suci biasanya dimulai dari rumah, berlanjut ke bandara, lalu diteruskan dengan penerbangan jauh.

Doa Keluar Rumah Saat Akan Berangkat ke Bandara

Doa ini dibaca ketika mulai keluar dari rumah menuju bandara. Bacaan ini berisi tawakal kepada Allah agar perjalanan diberi petunjuk, dicukupkan, dan dijaga. Dalam riwayat yang dikutip Muslim.or.id, zikir keluar rumah ini disebut sebagai sebab seseorang diberi petunjuk, dicukupkan, dan dijaga oleh Allah.

Arab

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin

Bismillāhi, tawakkaltu ‘alallāh, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.

Artinya

Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Doa ini pendek, tetapi maknanya dalam. Jamaah menyerahkan urusan perjalanan kepada Allah, bukan karena tidak berikhtiar, melainkan karena sadar bahwa ikhtiar tetap membutuhkan pertolongan-Nya.

Doa Naik Kendaraan Menuju Bandara

Setelah masuk mobil, bus travel, kereta bandara, atau kendaraan lain menuju bandara, jamaah dapat membaca doa naik kendaraan. NU Online menyebut doa naik kendaraan ini termasuk bacaan yang dianjurkan ketika berkendara, dengan rujukan riwayat yang dikutip Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar.

Arab

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَإِنَّآ إِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Latin

Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya

Mahasuci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

Doa ini sangat cocok dibaca dalam perjalanan ke bandara karena mengingatkan bahwa kendaraan, jalan, waktu, dan keselamatan adalah bagian dari nikmat Allah. Jamaah tidak hanya berpindah tempat, tetapi juga sedang menata hati sebelum memasuki rangkaian ibadah besar.

Doa Safar untuk Perjalanan Umrah atau Haji

Perjalanan menuju Makkah dan Madinah termasuk safar atau perjalanan jauh. Karena itu, doa safar menjadi salah satu bacaan penting sebelum atau saat memulai perjalanan. Quran NU Online mencantumkan doa ini dalam kumpulan doa perjalanan, lengkap dengan doa agar perjalanan dimudahkan dan keluarga yang ditinggalkan dijaga Allah.

Arab

اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Latin

Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzal-birra wat-taqwā, wa minal-‘amali mā tarḍā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā, waṭwi ‘annā bu‘dah. Allāhumma antash-shāḥibu fis-safar, wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a‘ūdzu bika min wa‘tsā’is-safar, wa ka’ābatil-manzhar, wa sū’il-munqalabi fil-māli wal-ahl.

Artinya

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jauhnya jarak perjalanan ini. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan penjaga keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perjalanan yang berat, pemandangan yang menyedihkan, dan tempat kembali yang buruk, baik dalam harta maupun keluarga.

Doa ini terasa sangat dekat dengan kondisi jamaah umrah dan haji. Ada permohonan agar perjalanan tidak melelahkan secara berlebihan, ada harapan agar ibadah diterima, dan ada titipan untuk keluarga di rumah.

Urutan Membaca Doa Saat Berangkat ke Bandara

Agar lebih mudah diamalkan, berikut urutan singkat yang bisa diikuti.

Momen Doa yang Dibaca
Keluar dari rumah Doa keluar rumah
Masuk kendaraan menuju bandara Doa naik kendaraan
Memulai perjalanan jauh Doa safar
Menunggu penerbangan Dzikir, istigfar, selawat, dan doa pribadi
Akan naik pesawat Bisa mengulang doa naik kendaraan dan doa safar

Tidak perlu merasa terbebani harus membaca semuanya sekaligus. Bila waktu sempit, bacaan pendek seperti doa keluar rumah dan doa naik kendaraan sudah sangat baik untuk diamalkan. Jika suasana lebih tenang, doa safar bisa dibaca lengkap sebelum perjalanan menuju bandara atau sebelum pesawat lepas landas.

Doa Pendek Saat Hati Gugup di Bandara

Sebagian jamaah merasa gugup saat tiba di bandara. Ada yang khawatir tertinggal rombongan, salah dokumen, koper kelebihan berat, atau cemas karena baru pertama kali naik pesawat jauh. Dalam kondisi seperti itu, bacaan sederhana tetap bisa menjadi penenang.

Arab

رَبِّ يَسِّرْ وَلَا تُعَسِّرْ

Latin

Rabbi yassir wa lā tu‘assir.

Artinya

Ya Tuhanku, mudahkanlah dan jangan Engkau persulit.

Bacaan ini singkat dan mudah diingat. Jamaah bisa membacanya sambil antre check-in, menunggu pemeriksaan imigrasi, atau ketika duduk di ruang tunggu keberangkatan.

BACA JUGA: Doa Ketika Check-in di Bandara Sebelum Terbang ke Tanah Suci

Amalan Ringan Selama Perjalanan ke Bandara

Selain membaca doa, perjalanan menuju bandara bisa diisi dengan amalan ringan. Tidak harus keras-keras, cukup dibaca pelan agar hati tetap terjaga.

  • Membaca istigfar.
  • Membaca selawat.
  • Mengulang talbiyah bila sudah masuk rangkaian manasik yang sesuai.
  • Mendoakan keluarga yang mengantar.
  • Menjaga lisan dari keluhan berlebihan.
  • Memastikan dokumen tanpa panik.

Perjalanan ibadah sering dimulai dari hal-hal kecil. Cara berbicara kepada keluarga, sikap kepada sopir, kesabaran saat antre, dan ketenangan ketika ada perubahan jadwal juga menjadi bagian dari adab safar.

Penutup

Doa saat berangkat ke bandara untuk umrah atau haji dapat dimulai dari doa keluar rumah, dilanjutkan dengan doa naik kendaraan, lalu doa safar. Bacaan-bacaan ini membantu jamaah menata hati sebelum memasuki perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

Pada akhirnya, perjalanan umrah dan haji bukan hanya soal tiba di bandara tepat waktu. Ada bekal batin yang perlu dibawa sejak langkah pertama keluar rumah, yaitu tawakal, kesabaran, dan harapan agar Allah memudahkan perjalanan sampai kembali pulang dengan selamat.

Nando Rifky

Nando Rifky

Penulis di Tabinatour, Freelancer, Website Manager, SEO Enthusiast. Portfolio: NandoRifky.web.id

Articles: 75
Butuh Bantuan?